Pringsewu, Bistegsniper.com – selama 35 hari kuliah kerja nyata (KKN) universitas muhamadiyah Pringsewu (UMPRI) ,telah usai dan berjalan dengan lancar, hingga tinggalkan kenangan manis.
Di akhir KKN saat adakan pertemuan antara aparat Desa poncokresno dan para mahasiswa juga mahasiswi , dalam pertemuan itu Mariani Hasibuan selaku kepala Desa poncokresno menyampaikan”, karena ada dua yang KKN satu sebelah kanan dari UMPRI dan satu lagi dari sebelah kiri dari STAI Ma’arif Kalirejo,
Masih ditempat yang sama Mariani Hasibuan menambahkan , begini aja ,biar tidak memberatkan bagaimana kalau tugu pembatas Desa dibikin antara kanan dan kiri sesuai dengan posko masing-masing adil dan terlihat manis “, ujarnya.
Usulan dari kepala desa poncokresno disambut antusias oleh para mahasiswa dan mahasiswi antara UMPRI dan STAI Ma’arif , adapun tugu pembatas desa langsung di kerjakan dari awal hingga selesai selesai dan diresmikan tanggal 04/08/2024.
Di tempat terpisah salah seorang mahasiswi dari UMPRI bernama Silpa Septiana menyampaikan kepada awak media ini “, Desa poncokresno ini adalah desa Pancasila , bukan hanya itu saja di Desa ini masyarakat sini memiliki lima Agama lima keyakinan yang berbeda,
Walaupun berbeda keyakinan tetapi tetap menjunjung tinggi toleransi yang kuat dan mempermasalahkan soal keyakinan, didesa ini ada muslim, katolik, Kristen, Budha dan Hindu ,tapi masyarakat sini tetap saling menghargai satu sama yang lain , makanya desa ini dikenal dengan desa Pancasila, saya sangat bangga di tempatkan KKN disini, 35 hari tidak teras kalau hari ini saya terakhir didesa ini”, ujarnya dengan wajah berseri. (Bambang)